The Biggest "Sport for All" Event

Sejak kedatangannya empat tahun silam ke Indonesia, olahraga parkour kini semakin populer terutama di kalangan muda. Ini bisa dilihat dari para peminatnya, tergabung dalam Parkour Indonesia, yang jumlahnya mencapai ribuan orang. Jika Anda tertarik mengenal lebih jauh tentang seni latihan halang rintang dari negeri Perancis ini, datang saja ke acara Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) di Parkir Timur Senayan Gelora Bung Karno, Jakarta. Disana Anda dapat menyaksikan atraksi parkour yang dipertunjukkan oleh para penggiat Parkour Indonesia.
Gerakan berlari, memanjat dan melompati berbagai objek halang rintang dapat dilakukan dengan begitu mudahnya. Dalam atraksinya, seorang praktisi parkour tampak melompat ke atas pipa paralon yang berdiameter kurang dari lima sentimeter saja, di ketinggian dua meter dari permukaan tanah, dan lantas berdiri stabil di atasnya. Tentu saja keahlian serupa itu tak dicapai dalam sekejap, perlu latihan bertahun-tahun. Ketua Parkour Jakarta, Rahmat Azhari, mengatakan berlatih parkour seyogyanya dilakukan secara bertahap. Pertama-tama praktisi parkour harus melatih kekuatan fisiknya dengan melakukan push-up, sit-up dan pull-up setiap hari. “Setiap orang punya target latihan masing-masing, namun umumnya latihan standar harian itu push-up 1.000 kali, sit-up dan pull-up masing-masing 50 kali,” ujar Rahmat. Setelah mempunyai fisik yang kuat barulah melatih teknik, itupun sebaiknya dilakukan bertahap sesuai tingkat kesulitannya.
Parkour bukanlah olahraga kompetisi melainkan sebuah latihan yang bertujuan membentuk manusia yang memiliki kekuatan fisik dan berpikiran sederhana. Parkour mengajarkan cara melewati rintangan dengan cepat dan efisien dengan mengedepankan kesederhanaan. Dalam pemahaman filosofinya parkour merupakan seni beradaptasi dengan lingkungan untuk melewati segala bentuk rintangan dengan hanya mengandalkan kekuatan tubuh kita sendiri.
Menekuni parkour sama artinya dengan melatih kekuatan fisik sekaligus menempa kekuatan mental. Melalui latihan-latihannya parkour mengajarkan seni melewati berbagai masalah dalam hidup, melawan rasa takut, bangkit dari kegagalan, fleksibilitas, kreativitas dan kebebasan. (Ami).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: