The Biggest "Sport for All" Event

Jika dilihat sekilas, memainkan gasing nampak mudah. Padahal, perlu kekuatan dan strategi tertentu agar lawan tidak mudah mengeluarkan Gasing dari arena seluas 10X10 Meter, sehingga memberikan poin bagi lawan. Hal inilah terlihat saat tiga Tim dari tiga provinsi yakni Provinsi Riau, Provinsi Bangka Belitung serta Provinsi Kalimantan Timur saling berlawanan di arena Festival Olahraga Rekreasi Nasional atau FORNAS 2011.
Masing-masing provinsi diwakili 5 pemain, yang setiap pemainnya diberi kesempatan 3 kali untuk melanggah atau mengeluarkan gasing lawan hingga keluar arena. Jika berhasil, pemain bersangkutan akan mendapatkan poin 100, begitu seterusnya. “Meskipun hanya bersifat Eksebisi atau pengenalan, kami serius menyiapkan persiapan Fornas. Mereka yang datang adalah pemain pilihan dari kabupaten-kabupaten di Riau” Ungkap pelatih gasing Riau Miskun. “Kami berharap, Gasing bias lebih dimasyarakatkan, sehingga bisa dilombakan di Event Nasional, bukan hanya Ekshibisi”
Dalam Fornas, Gasing merupakan salah satu cabang Ekshibisi untuk mengenalkan Gasing di Masyarakat. Untuk itu, tidak dipilih pemenang dalam lomba Gasing pada Fornas, karena terbatasnya provinsi daerahyang mengirimkan perwakilannya. (Ery)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: